gtag('config', 'UA-187001944-1');

Kenali Perbedaan Lantai Marmer dan Lantai Kayu

 Lantai yang merupakan material penting dalam pembagunan suatu gedung, dan bagian dari dasar sebuah ruang. Tak hanya itu, ia juga menjadi elemen penting dalam memperkuat objek lain yang berada di ruangan yang sama. Pemilihan lantai harus mengutamakan kenyaman dan tentunya sisi estetika, guna untuk memperindah suatu gedung dan ruangan.

Ada berbagai macam jenis lantai, misalnya lantai berbahan kayu, lantai berbahan keramik, kayu sintesis, lantai dari Vinyl yang merupakan lantai tiruan yang dapat menyerupai aslinya karena terdapat banyak variasi mulai dari motif, ukuran, dan jenis dari lantai vinyl, lantai marmer, lantai granit, lantai yang hanya melalui proses pengacian serta penghalusan, lantai Ubin, atau ada juga lantai yang diselimuti oleh karpet.

Sebelum memilih antara lantai kayu dan lantai marmer, mari kita kenali dulu perbandingan lantai kayu dan marmer seperti dibawah ini.

Lantai kayu

Lantai Kayu

Pemilihan lantai berbahan kayu pada ruangan membuat setiap orang yang melihatnya kagum karena menambah nilai estetika dan kemewahan sebuah bangunan atau ruangan. Penggunaan lantai berbahan kayu sebenarnya populer dari zaman dahulu, tentu saja karena pada zaman dahulu masih langkanya lantai keramik ataupun lantai berbahan marmer.

Namun, lantai kayu sejak abad 21 mulai populer lagi dan di minati oleh kaum dari generasi Z. Alasannya selain kesannya yang mewah, lantai kayu juga memiliki gaya natural yang memberikan kenyamanan. selain itu lantai kayu dapat menjaga kesehatan seperti menjaga telapak kaki tetap hangat untuk  mengurangi resiko penyakit reumatik.

Kelebihan Lantai Kayu :

  • Memberikan suasana yang natural namun mewah, efek dari penggunaan lantai kayu yang memiliki daya tarik paling kuat dari desain lantai.
  • Mampu menyerap suhu panas dan bersifat panas, cocok digunakan untuk rumah hunian yang berada di dataran tinggi.
  • Dinamis dapat menghilangkan kekakuan pada desain interior bergaya modern menambahkan kesan hangat.

baca Selengkapnya : Daftar Harga Jual Lantai Kayu bahan kayu jati dan Merbau

Kekurangan Lantai Kayu:

  • Warna pada lantai kayu mudah pudar apalagi bila sering terpapar sinar matahari ataupun terkena air hujan.
  • Rentan terhadap kelembapan, sehingga tidak disarankan di pasang di area dapur ataupun kamar mandi.
  • Mudah tergores, lapisan kayu dengan kualitas rendah akan rentan sekali tergores akan terlihat sekali bekas goresannya.
  • Rawan terhadap rayap, untuk menghidari hal tersebut dibutuhkannya perawatan seperti memberi obat-obatan penghalau serangga.

Lantai marmer

Lantai marmer merupakan lantai berbahan dasar yang berasal dari hasil gunung kapur yang terkena suhu panas yang kemudian mengeras sehingga membentuk sedimen, berpola dan bertekstur halus. Marmer meiliki karakter berkelas dan mewah, tekstur dan pola yang di hasilkan secara alamiah membuat material ini terbilang mahal, karena itu pemakaian marmer biasa di gunakan di gedung-gedung mewah atau di rumah-rumah besar yang ada di Indonesia.

Keunggulan Lantai Marmer:

  • Memberikan efek dingin, cocok digunakan untuk rumah-rumah yang berada di daerah tropis.
  • Tidak mudah tergores.
  • Mudah untuk di rawat.
  • Kuat dan tahan lama.
  • Desain yang di tawarkan mewah dan elegan, setiap motifnya beragam, tidak serupa. Cocok juga untuk desain rumah minimalis.
  • Nat lebih kecil di bandingkan granit sehingga memberikan efek tidak bersekat.

Kekurangan Lantai Marmer:

  • Permukaan yang licin menjadi salah satu faktor yang harus diperhatikan bila anda menggunakan material ini.
  • Harga yang terbilang mahal namun kualitas dari lantai marmer tidak abal-abal.
  • Sulit di perbaiki, bila lantai pecah atau berlubang akan sangat dulit diperbaiki dan diperlukannya tenaga ahli.
  • Harus di potong menggunakan mesin pemotongan khusus.
  • Warnanya tidak bisa seragam karena langsung dari batuan alami, point ini bisa juga menjadi kelebihan dari marmer karena berkesan sangat natural.

Baca selengkapnya : Lantai Vinyl Vs Lantai Parket | Kamu Pilih Yang Mana?

Adapun mengenai kesimpulan dati perbandingannya seperti berikut :

  • Lantai kayu memiliki daya serap yang tinggi sedangkan lantai marmer tidak, di tilik dari kebutuhan dan suhu dari setiap daerah. Pemilihan lantai harus sesuai dengan cuaca di daerah anda.
  • Bisa saja ketika anda memilih lantai marmer dan tinggal di tempat yang dingin, akan lebih beresiko lantai marmer anda licin. Atau ketika anda memilih lantai berbahan kayu dan tinggal di daerah panas, maka akan menambah suhu semakin panas.
  • Lantai berbahan kayu jika tergores akan meninggalkan bekas yang sangat mencolok, tetapi lantai marmer tahan terhadap goresan.
  • Lantai berbahan kayu cenderung memberikan efek yang sehat Karena hangat dikaki sedangkan lantai marmer memberikan efek dingin.
  • Lantai kayu sangat rumit dalam pemeliharaannya sedangkan marmer cenderung lebih mudah. Hal ini disebabkan kayu membutuhkan penyemprotan ulang secara berkala setiap untuk memelihara warna lantai agar warnanya tidak pudar dan mudah lapuk.
Open chat
Terimasih telah menghubungi saya, saya siap membantu kebutuhan anda